Deskripsi :

Farmasi adalah ilmu yang mempelajari mengenai cara membuat, mencampur, meracik, memformulasi, mengidentifikasi, mengkombinasi, menganalisis, serta menstandarkan obat dan pengobatan juga sifat-sifat obat beserta pendistribusian dan penggunaannya secara aman. Farmasi merupakan salah satu bidang profesional kesehatan yang merupakan kombinasi dari ilmu kesehatan dan ilmu kimia, yang mempunyai tanggung-jawab memastikan efektivitas dan keamanan penggunaan obat. Jika kedokteran memfokuskan penyembuhan pasien lewat penanganan secara langsung, farmasi menyembuhkan lewat obat-obatan kimia. Ruang lingkup dari praktik farmasi termasuk praktik farmasi tradisional seperti peracikan dan penyediaan sediaan obat, serta pelayanan farmasi modern yang berhubungan dengan layanan terhadap pasien (patient care) di antaranya layanan klinik, evaluasi efikasi dan keamanan penggunaan obat, dan penyediaan informasi obat.

Bidang ilmu ini mempelajari mengenai obat dari formulasi sampai efeknya supaya sesuai dengan tujuan pengobatan, mulai dari pembuatan obat, nasib obat di dalam tubuh, ramuan tradisional, farmasetika, teknik modifikasi produk alami, formulasi obat berdasarkan sistem penghantaran obat, serta produksi dan pengembangan senyawa bioaktif

Visi : Menjadikan program S1 Farmasi unggul dalam bidang komunitas farmasi, SAINS, dan industri farmasi serta mampu menyelesaikan masalah yang menjunjung moral dan etika.
Misi :
  1. Menyelenggarakan proses yang berkualitas dalam bidang komunitas farmasi, SAINS, dan industri farmasi.
  2. Menyelenggarakan penelitian yang unggul dalam bidang farmasi untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
  3. Menciptakan lulusan di bidang farmasi yang berintelektualitas tinggi, berbudi pekerti luhur, dan mampu bersaing secara global.
  4. Mengembangkan produk farmasi untuk lebih dimanfaatkan didaerah Bojonegoro dan sekitarnya
No SK Penyelenggaraan : 1034/KPT/I/2019
Tanggal SK : 2019-10-18
Prospek kerja Lulusan :

Lulusan Program Studi Farmasi dibekali dengan pengetahuan, etika, ketrampilan dan kemampuan teknis serta manajerial di bidang farmasi; memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk memanfaatkan Obat Asli Indonesia agar dapat diterima dalam pengobatan modern dan sejajar dengan obat sintetik; merani mengambil inisiatif dan risiko di bidang usaha (berjiwa entreprenuer / wiraswasta); memiliki kemampuan dasar dalam mengelola suatu apotek meliputi kemampuan managerial, keuangan dan marketing; mampu merencanakan, menghasilkan dan mengembangkan berbagai produk obat tradisional yang berasal dari alam; memiliki kemampuan untuk mengembangkan usaha sehingga dapat menjadi lebih berkembang; mampu secara sistematis mengidentifikasi dan menganalisis permasalahan di industri farmasi, apotek, rumah sakit, sehingga dapat mencarikan solusinya (memecahkan permasalahan) dan dapat mengantisipasi pada saat mendatang dalam suatu sistem industri farmasi, apotek, atau rumah sakit;

Profil Lulusan

No

Profil Lulusan

Deskripsi Profil

1.

Pelaksana pelayanan farmasi klinik dan komunitas

Seorang farmasi yang menjalankan praktik kefarmasian pelayanan farmasi klinik dan komunitas di fasilitas apotek, instalasi farmasi RS, puskesmas, praktek bersama, toko obat, dan klinik, termasuk juga klinik herbal.

2.

Pendidik

Seorang farmasi yang menjalankan praktik kefarmasian sebagai seorang pendidik/ akademisi/ educator bagi pasien, masyarakat, maupun tenaga kesehatan lainnya terkait kesehatan pada umumnya dan ilmu  farmasi pada khususnya, termasuk farmasi bahan alam.

3.

Pengelola perbekalan farmasi

Seorang farmasi yang menjalankan praktik kefarmasian meliputi pengelolaan sediaan farmasi, dan alat kesehatan.

4.

Distributor perbekalan farmasi

Seorang farmasi yang menjalankan praktik kefarmasian meliputi distribusi atau penyaluran perbekalan farmasi pada fasilitas PBF (Pedagang Besar Farmasi).

5.

Pelaksana produksi sediaan farmasi

Seorang farmasi yang menjalankan praktik kefarmasian meliputi perancangan, produksi dan penjaminan mutu pada fasilitas industri   obat,   industri   bahan   baku   obat,   industri   obat tradisional, dan industri kosmetik.

6.

Pengawas peredaran sediaan farmasi

Seorang farmasi yang menjalankan praktik kefarmasian dalam pengawasan  peredaran  obat  dan  makanan  di  sarana produksi, penyaluran, dan pelayanan obat dan makanan.

7.

Peneliti

Seorang farmasi yang menjalankan praktik kefarmasian sebagai seorang  peneliti  dalam  penemuan  dan  pengembangan sediaan farmasi, khususnya di bidang farmasi bahan alam.

 

PROSPEK KERJA

Prospek kerja jurusan farmasi sangat luas sekali. Lulusan farmasi bisa bertugas di institusi-institusi baik pemerintahan maupun swasta seperti Depkes, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), rumah sakit, industri farmasi, industri obat tradisional, industri kosmetik, industri makanan, apotek, dan di berbagai sarana kesehatan. Di samping itu terbuka pula kesempatan untuk membuka jasa perdagangan, juga apotik. Bisa juga terjun di dunia penelitian dan pendidikan. Ada empat pekerjaan di bidang farmasi yang paling populer :

  1. Apoteker (ahli farmasi). Profesi inilah yang paling umum dan dikenal luas oleh masyarakat. Kamu bisa bekerja di apotek, rumah sakit, klinik umum / swasta, atau juga membuka apotek sendiri. Pekerjaan seorang apoteker diantaranya meracik obat sesuai dengan pesanan dokter atau kebutuhan pasien, quality control obat, penanggung jawab apotek, bahkan sampai pada jasa konsultasi obat.
  2. Bidang Kebijakan. Bagi yang ingin mengubah wajah dunia kesehatan di negeri ini, bisa merintis karir di BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), Direktorat Jenderal Pelayanan Kefarmasian, dan Departemen Kesehatan.
  3. Bidang Industri - Industri Farmas Bekerja di perusahaan-perusahaan farmasi dalam hal ini terkait dengan produksi obat. Contohnya Kalbe Farma, Indofarma, Kimia Farma, Bayer, Darya-Varia dan Dankos. Lulusan farmasi akan bekerja memformulasikan obat yang akan diproduksi melalui hasil riset di laboratorium perusahaan. Pekerjaan yang mereka lakukan juga termasuk quality control, manajemen mutu produk, serta research and development terhadap produksi obat
    1. Industri makanan, seperti Indofood, Nestle, Wingsfood, Ultra, dan sebagainya.
    2. Industri kosmetik, seperti Mustika Ratu, Sari Ayu.
    3. Industri perbekalan rumah tangga dan kesehatan, seperti Unilever dan P&G.
    4. Industri jamu dan obat tradisional, seperti Air Mancur, Borobudur, dan Sido Muncul.   
  4. Pendidik/Peneliti. Bidang pekerjaan yang satu ini merupakan bidang yang cocok bagi kamu yang bercita-cita menjadi dosen atau seorang peneliti. Kelebihan dari
    bidang ini adalah kamu bisa mengembangkan ilmu farmasi secara langsung melalui riset dan penelitain. Perlu diketahui pilihan untuk menjadi dosen farmasi/tenaga
    peneliti bukanlah pilihan yang terakhir. Adakalanya profesi ini justru menjadi sentral perkembangan ilmu dan jangan lupa kamu kerja sampingan sebagai konsultan
    atau staf ahli pemerintah, bahkan perusahaan swasta.